Ciri Victim Mentality: 4 Cara Sukses Mengatasinya

#CiriKorbanMentality #PolaterKorban #PemikiranKorban #SikapKorbanTerhadapHidup #KetidakBertanggungjawaban #PenyalahgunaanKorbanMentality #BelajarDariCiriKorban #MentalitasPositif #TanggungJawabPribadi

 

Victim mentality atau mentalitas korban sangat berkaitan dengan playing victim, yaitu perilaku seseorang yang selalu menimpakan kesalahan dirinya kepada orang lain. Lalu, apakah ciri victim mentality itu dan bagaimana cara yang tepat untuk atasinya? Simak artikel ini hingga tuntas.

 

Apakah Victim Mentality Itu?

Seseorang yang selalu menganggap dirinya sebagai korban dari berbagai situasi berarti ia sedang melakukan victim mentality atau victimhood. Individu dengan mental seperti ini sangat meyakini bahwa situasi buruk akan selalu menimpanya. Perilaku ini muncul terus-menerus secara konsisten.

 

Faktor Victim Mentality

Tidak ada asap kalau tak ada api. Perilaku ini ada penyebabnya. Apa itu ini dia:

  • Dikhianati orang lain
  • Penghianatan itu akan menimbulkan trauma masa lalu.
  • Mendapatkan situasi yang kurang menyenangkan bagi dirinya.
  • Penderita gangguan mythomania, atau berbohong terus-menerus dalam jangka waktu yang lama. Berbohong gangguan ini berbeda dengan berbohong biasa, dimana memiliki tujuan khusus.
  • Sangat kurang mendapatkan perhatian. Victim mentality bagi dia adalah salah satu cara untuk mendapatkan atensi dari orang-orang di sekitarnya

 

Ciri-Ciri Victim Mentality

Ciri paling mendasar victim mentality adalah terus-menerus menyalahkan orang lain atau keadaan saat ia tertimpa situasi yang tidak mengenakkan. Nah, ada kualitas buruk lain dari yang mengalami victim mentality, yakni:

 

Ciri Victim Mentality

 

Ogah Cari Solusi

Orang dengan victim mentality cenderung enggan mencari solusi dari suatu masalah yang dihadapinya. Ini terjadi karena ia meyakini segala hal yang buruk bukan berasal dari dirinya.

Tak Percaya Diri

Tidak percaya diri adalah kualitas buruk lainnya dari victim mentality. Ketika dihadapkan masalah, ia akan minder karena beranggapan dirinya tak mampu melakukan sesuatu (pesimistik).

Menghindar Dari Tanggung Jawab

Ini kualitas buruk lainnya. Ia lebih memilih melimpahkan tanggung jawabnya kepada orang lain.

Marah dan Frustrasi dengan Keadaan

Karena segala hal buruk adalah dari luar dirinya, maka ia merasa marah, benci, dan frustrasi dengan lingkungan di sekitarnya.

Insecure

Ini mirip dengan kualitas rendah diri tadi. Ia memiliki persepsi diri yang buruk akan segala macam. Baca juga Apa Insecure dalam Cinta Itu: 8 Tanda Anda Belum Siap Dengan Pasangan

Cemas Berlebihan

Orang dengan victim mentality biasanya juga dicirikan dengan gangguan cemas dan takut berlebihan yang  berlangsung intens dalam jangka waktu yang panjang.

Merasa Tidak Mendapatkan Dukungan Orang Lain

Meski sudah mendapatkan dukungan, orang dengan mentality victim tetap saja merasakan sebaliknya. Kualitas ini mirip dengan optimisme rendah dan gangguan mythomania seperti yang telah dijabarkan tadi.

Depresi

Ini adalah gangguan kesehatan mental yang memengaruhi perasaan, cara berpikir dan cara bertindak seseorang. Gejala yang paling umum adalah ia merasa sedih, kehilangan minatnya untuk melakukan sesuatu. Artikel terkait: Ciri ciri Orang dengan Depresi Ringan dan 15 Cara Mengatasinya.

Selalu Minta Dikasihani Orang Lain

Merasa seakan-akan hidupnya yang paling berat diantara yang lainnya dan penuh drama. Itulah makanya ia ingin selalu dikasihani dan mencari perhatian orang lain.

 

ciri victim mentality dan cara Mengatasinya

 

Cara Atasi Victim Mentality

Perilaku ini jika dibiarkan berlarut-larut akan hingga mengganggu kesehatan mental dirinya juga orang lain. Jika Anda adalah “tersangka” victim mentality maka langkah awal yang harus dilakukan adalah menyadari dulu bahwa Anda sering menjalani victim mentality. Jika sudah, mari ikuti langkah selanjutnya, yakni:.

Belajar Tanggung Jawab

Belajarlah bertanggung jawab. Tentukanlah tujuan hidup yang realistis dan belajar mengerjakan suatu hal dengan konsisten, mulai dari hal-hal terkecil sekalipun.

Mencintai Diri Sendiri

Cintailah diri Anda sendiri (self-love). Mulai perhatikan pikiran dan perasaan diri sendiri secara positif. Konkritnya begini, jangan berlarut-larut dengan perasaan kecewa ketika mengalami kegagalan. Tanamkan ke diri Anda, bahwa kegagalan adalah bagian dari proses mencapai sesuatu. Apapun hasil akhirnya Anda harus puas dengan pencapaian yang telah diraih, meskipun gagal.

Kelola Emosi dengan Baik

Emosi negatif Anda harus dikelola sebaik mungkin. Meski berhadapan dengan situasi yang buruk bagi Anda, kendalikanlah emosi dan belajarlah untuk tidak menyalahkan siapapun, bahkan diri Anda sendiri. Begini, ketika Anda melakukan sesuatu dan berpotensi gagal meski sudah berusaha keras, sebaiknya Anda beristirahat dahulu untuk kemudian mencobanya lagi.

Menghubungi Psikolog

Jika keempat hal tadi tidak work atau kurang memuaskan hasilnya, tak ada salahnya Anda pergi ke Psikolog atau Psikiater untuk meminta bantuan akan permasalahan Anda ini. Mereka adalah orang yang terlatih untuk masalah ini.

 

Sumber

Pengertian Playing Victim, Tanda-Tanda, Penyebab dan Cara Mengatasinya – Toko Buku Gramedia
Apa itu Playing Victim ? Begini Cara Menghadapi Orang yang Playing Victim!!! – Universitas Medan Area
Playing Victim, Sikap Si Paling Merasa Jadi Korban – detik.com

 

 

# kondisi ini merupakan membuat seseorang tidak memiliki kemampuan agar bisa menghindari tanggung menjadi korban bahwa dirinya sebagai korban tidak berdaya menghindari tanggung jawab yang terjadi hal hal yang korban dunia kondisi berikut menghindari oleh tersebut pun serta tentang memberikan membuat konten menjadi sebagai tips hanya atas namun pada terbaru sulit media terhadap dapat berdaya cenderung saat memiliki mereka seperti tersebut serta konten tips pada sebagai korban yang terjadi korban pada #

Istilah-istilah Terkait (TAG)

Logo Nutrimax

Merek food supplement berkualitas terbaik, dengan lebih dari 70 produk. Semua produk Nutrimax telah teregistrasi di BPOM & Dijamin Halal.

Customer Care

Customer Care kami ada di seluruh Indonesia, siap membantu Anda (Setiap Hari kerja, 09:00 – 18:00). Klik link (area) di bawah sesuai domisili terdekat Anda: Jakarta, Bogor, Aceh, Sumut, Kepri, Jambi dll

Clarissa