Penyebab Diabetes Anak Meningkat dan Cara Pencegahannya

#diabetesanak #penyebabdiabetesanak #caramencegahdiabetesanak #diabetesmelitus #guladarah #polamakansehat #aktivitasfisik #riwayatkeluarga #kesehatananak #pencegahandiabetes #dietsehat #olahraga #periksakesehatan #tinggiguladarah #makanansehat #hidupsehat #deteksidini #waspadadiabetes #konsultasidokter #hidupdengansehat #polaaktivitas #dietdiabetes #olahragauntukanak #kesehatanmasyarakat #sistemimun #penanganandiabetesanak

Peningkatan kasus anak dengan kadar gula darah di atas batas normal mengalami peningkatan tiap tahunnya. Ini artinya banyak tubuh anak yang gagal menghasilkan insulin dan menggunakannya secara efektif. Perlu diketahui, pankreas memproduksi hormon bernama Insulin, dimana fungsinya adalah mengontrol tingkat gula darah. Jika terus menerus meningkat, maka sangat besar kemungkinan akan menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan pada anak. Ini harus menjadi perhatian seluruh masyarakat. Yuk baca sampai tuntas artikel tentang apa saja penyebab diabetes anak meningkat serta cara pencegahannya.

 

Penyebab Diabetes Anak Meningkat dan Cara Pencegahannya

 

Penyebab Peningkatan

Gaya Hidup Tak Sehat

Berdasarkan data yang diterbitkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada 1 Februari 2023, jumlah penderita diabetes yang dialami oleh anak-anak di Indonesia meningkat secara signifikan. Artinya pada tahun 2010 terjadi peningkatan 70 kali lipat dari Januari 2023 (dikutip: kompas.tv). Inilah salah satu penyebab utamanya. Beberapa hal yang termasuk dalam buruknya gaya hidup adalah:

Buruknya Pola Makan

Gizi buruk tidak hanya untuk orang dewasa, tetapi juga untuk anak-anak kita. Sayangnya, kebiasaan ini semakin meningkat pada anak-anak. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menunjukkan bahwa faktor risiko diabetes terdapat pada anak yang mengonsumsi makanan atau minuman bergula tinggi dan kalori, serta cenderung mengonsumsi makanan cepat saji. Hal ini diperparah dengan berkurangnya konsumsi buah dan sayur.

Kurangnya Pendidikan Kesehatan

Pendidikan kesehatan tentang pola hidup yang ideal merupakan faktor penting dalam pencegahan berbagai penyakit kronis pada anak, termasuk penyakit diabetes. Sayangnya, kurangnya pendidikan kesehatan tentang pola sehat tersebut masih menjadi masalah di banyak negara, termasuk di Indonesia.

Banyak orang tua yang belum memahami betapa pentingnya memberikan pendidikan kesehatan kepada anaknya tentang pola hidup sehat sejak dini.

Kurang Tidur

Kurangnya tidur yang cukup pada anak  dapat memengaruhi metabolisme tubuh, termasuk produksi insulin. Kurang tidur juga terkait berat badan berlebih, resistensi insulin, dan peningkatan kadar gula darah dalam suatu penelitian pada anak-anak. Selain itu, kurang tidur juga menyebabkan naiknya risiko penyakit kardiovaskular dan tekanan darah tinggi pada anak.

Kurangnya Aktivitas Fisik

Sekarang ini, banyak anak lebih menyukai bermain atau melihat TV dibanding ada di luar atau aktif secara fisik. Tetapi, rutinitas ini dapat berpengaruh jelek untuk kesehatan anak dan menambah resiko terserang diabetes. Kurang bergerak bisa mengakibatkan peningkatan berat tubuh yang mencolok. Ini perlu diwasparai, mengingat kegemukan pada anak membawa resiko terserang diabetes tipe 2.

Memaksimalkan gula darah oleh tubuh bisa terbantu dengan kegiatan-kegiatan fisik, sehingga kurangi resiko diabetes pada anak. Disamping itu, kegiatan fisik bisa akan menurunkan berat tubuh, meningkatkan kesehatan jantung, dan perkuat mekanisme ketahanan tubuh. Sayang, untuk beberapa anak, kegiatan-kegiatan fisik menurut mereka membosankan dan melelahkan.

Faktor Gen

Meskipun faktor lingkungan memainkan peran besar terjadinya diabetes pada anak, faktor gen (keluarga penderita) juga berperan sangat penting. Jika salah satu atau kedua orang tua menderita diabetes (biasanya tipe 1 pada orang tua), anak mereka akan berisiko yang lebih besar peluangnya terkena diabetes. Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda atau keluarga Anda ada yang menderita diabet.

Paparan Lingkungan yang Merusak

Polutan, paparan zat kimia berbahaya, polusi udara dan lingkungan yang tidak sehat dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel jaringan dalam tubuh anak. Ini tentunya dapat menaikkan risiko anak mengalami diabetes.

Kondisi Medis Tertentu Pada Ibu

Beberapa kondisi medis tertentu, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) dan sindrom Cushing, yang bisa meningkatkan potensi anak kena diabetes. Jika memiliki Anda dengan kondisi medis tertentu, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan cara terbaik penanganannya.

Kondisi medis terkait ketidakseimbangan hormon pada perempuan atau PCOS bisa menjadi penyebab diabet pada anak, dimana akan menyebabkan peningkatan resiko diabetes tipe 2 pada anak-anak.

Stres Pada Anak

Tingkat stress pada anak yang tinggi bisa meningkatkan gula darah dan merusak sel dan jaringan tubuh. Ia juga bisa memengaruhi kebiasaan makan dan aktivitas fisik anak. Jadi, ajari anak Anda teknik menghadapi stress, seperti olahraga atau meditasi.

Kenaikan Kadar Gula Darah Pada Ibu Ketika Hamil

Gula darah ibu yang tinggi selama kehamilan atau kehamilan dengan diabetes gestasional pada ibu juga dapat memengaruhi resiko pada anak. Untuk jenis ini terjadi pada ibu yang tidak dapat memproduksi cukup insulin untuk memenuhi kebutuhan glukosa selama kehamilan.

Kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi bagi ibu dan bayinya, antara lain kelahiran prematur, preeklamsia dan resiko tinggi pada bayi (makrosom), yang dapat menyebabkan kesulitan dalam proses persalinan. Selain itu, bayi yang lahir dari ibu mengidap gestasional diabetes memiliki risiko obesitas dan tipe 2 yang lebih tinggi di usia dewasa.

Untuk mencegahnya, penting untuk menjaga gula darah ibu selama kehamilan. Setelah kondisi ini terdiagnosis, perubahan gaya hidup seperti olahraga teratur dan makan sehat, serta obat yang diresepkan oleh dokter, dapat membantu menjaga gula darah ibu dan mencegah komplikasi pada bayi.

Bayi yang lahir dari ibu penderita diabetes kategori ini haruslah melakukan pemeriksaan rutin oleh dokter setelah lahir untuk memantau resikonya dan persoalan kesehatan lainnya. # gejala diabetes #

Penggunaan Obat-obatan Tertentu

Penggunaan obat tertentu yang dapat mempengaruhi metabolisme anak juga memengaruhi resiko diabetes. Beberapa obat yang dapat memengaruhi antara lain kortikosteroid, antipsikotik, dan obat yang digunakan untuk mengobati epilepsi dan transplantasi organ.

Kortikosteroid adalah obat antiinflamasi yang digunakan untuk mengobati asma, lupus, dan rheumatoid arthritis. Penggunaan obat ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan resistensi insulin, meningkatkan gula darah dan meningkatnya risiko diabetes pada anak.

Antipsikotik digunakan untuk mengobati gangguan mental seperti skizofrenia dan gangguan bipolar. Beberapa antipsikotik dapat memengaruhi metabolisme dan naiknya risiko diabetes tipe 2 pada anak yang meminumnya.

Obat epilepsi dan transplantasi organ juga dapat memengaruhi metabolisme dan menaikkan risiko terkena penyakit ini pada anak.

Jika anak Anda mengonsumsi obat tertentu yang dapat memengaruhi metabolisme dan meningkatkan risiko diabet, penting untuk berkonsultasi ke dokter. Dokter akan membantu memantau efek samping obat dan memberikan tindakan pencegahan yang tepat untuk mengurangi risiko diabetes pada anak. Selain itu, pola makan positif dan olahraga teratur dapat membantu mengurangi risiko yang mengonsumsi obat tertentu.

 

 

Cara Mencegah Diabetes

Pencegahan lebih baik daripada mengobati, oleh karena itu mari kita jaga kesehatan anak-anak kita. Untuk mencegah meningkatnya diabetes pada anak, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu:

  1. Jangan biarkan penurunan konsumsi makanan sehat seperti buah dan sayuran. Ajarkan anak untuk berolahraga secara teratur.
  2. Batasi konsumsi makanan mengandung gula, lemak, dan kalori tinggi.
  3. Pastikan anak mendapatkan cukup istirahat dan cukup tidur.
  4. Ajarkan anak teknik-teknik mengatasi stres.
  5. Lakukan pemeriksaan kesehatan dengan teratur untuk mendeteksi risiko diabetes sedini mungkin.

 

Pencarian Terkait

gejala diabetes sering buang air kecil, dampak dari diabetes, sehat dan kuat, obesitas pada anak, kenaikan berat badan yang drastis, peningkatan konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat, peningkatan konsumsi makanan cepat saji dan minuman berkalori tinggi pada anak, paparan zat kimia berbahaya, keluarga dengan riwayat diabetes, kondisi medis tertentu seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), stres pada anak, kurangnya pendidikan kesehatan tentang gaya hidup sehat, infeksi atau penyakit tertentu yang mempengaruhi sistem imun anak, kenaikan kadar gula darah pada ibu saat hamil, penyebab diabetes anak meningkat dan cara pencegahannya, insulin yang aman untuk ibu hamil, penurunan berat badan, kadar gula dalam darah, gejala diabetes merasa haus, diabetes penyakit yang bisa dialami anak-anak

 

 

 

 

Istilah-istilah Terkait (TAG)

Logo Nutrimax

Merek food supplement berkualitas terbaik, dengan lebih dari 70 produk. Semua produk Nutrimax telah teregistrasi di BPOM & Dijamin Halal.

Customer Care

Customer Care kami ada di seluruh Indonesia, siap membantu Anda (Setiap Hari kerja, 09:00 – 18:00). Klik link (area) di bawah sesuai domisili terdekat Anda: Jakarta, Bogor, Aceh, Sumut, Kepri, Jambi dll

Clarissa