Anak Usia 7 Tahun Sudah Pubertas? Kenali Gejala dan Penyebab Pubertas Dini

https://nutrimax.co.id/storage/img/article/anak-usia-7-tahun-sudah-pubertas-kenali-gejala-dan-penyebab-pubertas-dini.webp
January 9, 2026 - Tim Nutrimax

Belakangan ini, sebuah postingan di media sosial menjadi viral karena menceritakan pengalaman orang tua dengan anaknya yang baru berusia 7 tahun tetapi sudah menunjukkan tanda-tanda pubertas. Dalam postingan tersebut, anak mengalami pertumbuhan payudara dan peningkatan tinggi badan yang cepat, gejala yang biasanya muncul pada masa pubertas remaja, tetapi pada kasus ini terjadi sangat dini. Kasus seperti ini menarik perhatian banyak masyarakat, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang apa yang disebut pubertas dini dan apa penyebabnya.

Apa Itu Pubertas Dini?

Pubertas dini atau precocious puberty adalah kondisi ketika anak mengalami perubahan fisik pubertas lebih awal dari usia normal. Menurut penjelasan medis, pubertas dini pada anak perempuan terjadi apabila tanda pubertas muncul sebelum usia 8 tahun, sedangkan pada anak laki-laki sebelum usia 9 tahun.

Pubertas sendiri merupakan fase alami ketika tubuh mulai menghasilkan hormon seks, yang menyebabkan perubahan fisik seperti pertumbuhan payudara, menstruasi, perubahan suara, hingga pertumbuhan rambut di area tertentu. Pada pubertas dini, proses ini terjadi lebih cepat dari seharusnya.

Tanda-tanda pubertas dini pada anak perempuan antara lain:

  • Pembesaran payudara

  • Pertumbuhan tinggi badan yang cepat

  • Munculnya rambut di ketiak atau area kemaluan

  • Bau badan berbeda dan jerawat

  • Perubahan suasana hati

Sementara pada anak laki-laki, tanda yang muncul dapat berupa pembesaran testis dan penis, perubahan suara, serta pertumbuhan rambut di wajah atau tubuh.

Penyebab dan Faktor Risiko Terjadinya Pubertas Dini

Berikut beberapa faktor yang dapat disebabkan pubertas dini:

  1. Aktivasi Hormon Terlalu Dini

    Jenis pubertas dini yang paling umum adalah central precocious puberty, yaitu kondisi ketika otak mengaktifkan hormon pemicu pubertas lebih cepat dari waktu normal. Dalam banyak kasus, penyebabnya tidak diketahui secara pasti atau bersifat idiopatik. Namun, sebagian kecil, kondisi ini berkaitan dengan gangguan pada otak, seperti infeksi, cedera, tumor, atau kelainan pada hipotalamus dan kelenjar pituitari.

  2. Faktor Genetik

    Riwayat keluarga juga berperan. Anak yang memiliki orang tua atau saudara dengan riwayat pubertas dini cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi serupa.

  3. Obesitas

    Kelebihan berat badan diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko pubertas dini, terutama pada anak perempuan. Jaringan lemak dapat memengaruhi produksi hormon tertentu yang berperan dalam memicu pubertas.

  4. Paparan Hormon dari Luar

    Paparan zat yang mengandung atau meniru hormon estrogen, baik dari lingkungan, makanan, maupun produk tertentu, juga diduga dapat mempercepat munculnya tanda pubertas pada anak.

Penggunaan Antibiotik Saat Bayi dan Risiko Pubertas Dini

Salah satu faktor yang kini menjadi perhatian adalah penggunaan antibiotik sejak bayi. Sebuah studi yang dikutip dari Media Indonesia menunjukkan bahwa anak perempuan yang menerima antibiotik sejak usia sangat dini, terutama dalam enam bulan pertama kehidupan, memiliki risiko lebih tinggi mengalami pubertas dini.

Penelitian tersebut menemukan bahwa penggunaan antibiotik berulang atau dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko pubertas dini hingga 20–40 persen pada anak perempuan. Diduga, antibiotik dapat memengaruhi keseimbangan mikrobiota usus yang berperan dalam metabolisme hormon. Meski demikian, para ahli menekankan bahwa hasil ini masih memerlukan penelitian lanjutan untuk memastikan hubungan sebab-akibat secara pasti.

Mengapa Pubertas Dini Perlu Diwaspadai?

Pubertas dini bukan hanya berdampak pada perubahan fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan dan psikologis anak. Anak yang mengalami pubertas terlalu cepat berisiko mengalami stres emosional karena merasa berbeda dari teman sebayanya. Selain itu, pertumbuhan tulang yang terlalu cepat dapat menyebabkan lempeng pertumbuhan menutup lebih dini, sehingga tinggi badan akhir anak justru bisa lebih pendek saat dewasa. 

Penuhi kebutuhan nutrisi remaja untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun mental, sekaligus membantu menjaga keseimbangan hormon pada masa pubertas dengan Nutrimax Teen MX. Produk ini mengandung perpaduan sinergis dari 15 vitamin, 13 mineral, 5 herbal, dan 2 asam amino yang diformulasikan khusus untuk menunjang kebutuhan nutrisi remaja. Beli di sini

Sumber:

Kompas. 2025. Viral Anak 7 Tahun Alami Pubertas Dini, Dokter Jelaskan Tanda dan Penyebabnya - Link

Mayo Clinic. 2024. Precocious Puberty - Link

Media Indonesia. 2025. Studi Penggunaan Antibiotik Sejak Dini Tingkatkan Risiko Pubertas Dini pada Anak Perempuan - Link

Loading...
Please wait ...
whatsapp