Manfaat Chlorella untuk Mencegah Stunting
Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kondisi ini bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik anak (anak tampak lebih pendek dibanding anak seusianya), tetapi juga berdampak pada perkembangan otak yang dapat menurunkan kemampuan belajar dan prestasi mereka di kemudian hari. Selain itu, anak yang mengalami stunting cenderung memiliki riwayat kesehatan yang buruk karena daya tahan tubuh yang lemah, dan masalah ini dapat berlanjut ke generasi berikutnya bila tidak ditangani secara serius melalui perbaikan gizi sejak dini.
Untuk meningkatkan status gizi masyarakat terutama anak-anak, berbagai sumber makanan bergizi tinggi sangat penting. Salah satu yang sering disebut adalah chlorella, yaitu mikroalga hijau bersel tunggal yang kaya nutrisi.
Nutrisi Penting dalam Chlorella
Chlorella dikenal sebagai superfood karena mengandung nutrisi yang sangat lengkap dan seimbang. Chlorella mengandung protein sekitar 51-60%, karbohidrat 12-17%, dan lemak 14-22%. Vitaminnya meliputi A, B, C, D, serta mineral seperti zat besi, zinc, kalium, kalsium, dan asam lemak omega-3, Asam amino esensial seperti lysine dan leucine, pigmen seperti karotenoid, lutein, zeaxanthin, dan klorofil, polisakarida, senyawa fenolik dan Chlorella Growth Factor (CGF).
Manfaat Chlorella Untuk mencegah Stunting
Berikut adalah berbagai manfaat chlorella yang dapat membantu mendukung tumbuh kembang optimal dan mencegah stunting pada anak :
Sumber Protein Tinggi untuk Pertumbuhan
Chlorella mengandung sekitar 50–60% protein lengkap dengan asam amino esensial. Nutrisi ini sangat penting untuk pembentukan jaringan tubuh, pertumbuhan tulang dan otot, pemeliharaan fungsi organ. Dengan kandungan protein yang tinggi, chlorella dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian anak yang menjadi fondasi utama pertumbuhan fisik.
Membantu Mencegah Anemia Sejak Masa Kehamilan
Kecukupan zat besi dan vitamin C dalam chlorella bermanfaat untuk mengurangi risiko anemia, terutama pada ibu hamil. Anemia akibat kekurangan zat besi selama kehamilan terbukti dapat meningkatkan risiko stunting pada anak. Kombinasi zat besi dan vitamin C dalam chlorella mempermudah penyerapan dan membantu menjaga kadar hemoglobin tetap optimal.
Mengandung Omega-3 untuk Mendukung Fungsi Otak
Asam lemak esensial omega-3, yang berperan penting dalam perkembangan otak, peningkatan kemampuan kognitif dan belajar, menjaga kesehatan saraf, mendukung perkembangan mental dan kecerdasan anak sejak dini.
Menjaga Imunitas dan Mengurangi Peradangan
Kandungan klorofil, karotenoid, lutein, zeaxanthin membantu mengurangi peradangan yang dapat menghambat pertumbuhan, meningkatkan sistem imun, melindungi sel tubuh dari kerusakan. Ketika anak memiliki daya tahan tubuh yang baik, mereka lebih jarang sakit sehingga pertumbuhan dapat berlangsung lebih optimal.
Chlorella Growth Factor (CGF) untuk Memacu Pertumbuhan Sel
Salah satu komponen unik dalam chlorella adalah Chlorella Growth Factor (CGF), yaitu zat yang mampu merangsang pertumbuhan dan regenerasi sel, mempercepat pemulihan tubuh, memperbaiki jaringan yang rusak. Pada anak-anak, CGF dapat membantu mempercepat pertumbuhan fisik, memperkuat tulang dan gigi, serta mempercepat pemulihan setelah sakit atau aktivitas fisik yang berat.
Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Yoshio Yamaguchi menunjukan bahwa anak-anak yang mengonsumsi chlorella mengalami peningkatan berat dan tinggi badan dibanding anak yang tidak diberi chlorella. Chlorella mengandung arginin yang tinggi. Arginine berperan untuk meningkatkan sekresi hormon pertumbuhan.
Berperan sebagai Prebiotik untuk Kesehatan Usus
Chlorella juga berfungsi sebagai prebiotik, yang mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Usus yang sehat berperan penting dalam memperbaiki fungsi pencernaan, meningkatkan penyerapan zat gizi, mendukung tumbuh kembang secara keseluruhan. Penyerapan nutrisi yang baik sangat penting untuk mencegah stunting, mengingat banyak kasus stunting terjadi akibat malabsorpsi atau gangguan pada sistem pencernaan.
Cara Mencegah Stunting pada Anak
Untuk menekan angka stunting, Kementerian Kesehatan mengusung tema “Protein Hewani Cegah Stunting”, karena pangan hewani memiliki kandungan gizi lengkap, kaya protein, vitamin, dan mineral yang sangat penting bagi pertumbuhan anak. Selain pemenuhan protein hewani, ada beberapa langkah penting yang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko stunting pada anak :
Memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga berusia 6 bulan
Memantau perkembangan anak dan membawa ke posyandu secara berkala
Mengkonsumsi secara rutin Tablet Tambah Darah (TTD)
Memberikan MPASI yang begizi dan kaya protein hewani untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan.
Pencegahan stunting dimulai sejak kehamilan untuk menurunkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah. Ibu dan anak perlu menerapkan pola makan seimbang guna menjaga kecukupan gizi jangka panjang. Selain itu, keluarga harus membiasakan PHBS, seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan menghindari paparan kotoran, karena lingkungan kotor meningkatkan risiko infeksi yang mengganggu penyerapan nutrisi dan dapat memicu stunting. Dengan menerapkan berbagai langkah pencegahan secara konsisten diharapkan potensi stunting pada anak-anak di Indonesia dapat diminimalisir.
Untuk membantu pertumbuhan anak menjadi lebih optimal, menjaga daya tahan tubuh, serta menurunkan risiko stunting dapat dibantu dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung Chlorella, seperti:
Nutrimax Green Max mengombinasikan 2 superfood yaitu Chlorella Extract dan Spirulina Extract yang mengandung berbagai macam nutrisi penting untuk mendukung proses tumbuh kembang anak guna mencegah stunting, anemia serta meningkatkan sistem imunitas anak & membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Beli di sini.
Nutrimax Rainbow Kidz tersedia dalam sirup dengan rasa jeruk, mengandung 13 vitamin, 10 mineral, dan 5 nutrisi lain termasuk Chlorella. Multivitamin anak-anak paling lengkap dengan komposisi seimbang untuk mendukung proses tumbuh kembang yang optimal sehingga dapat mencegah stunting pada anak. Beli di sini.
Nutrimax C+ Junior mengandung Calcium Ascorbate, merupakan Vitamin C yang aman bagi lambung dan ginjal serta lebih mudah diserap oleh tubuh sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap penyakit dan infeksi. Diperkaya dengan Phytogreen (Broccoli, Spinach, Carrot, Spirulina, Chlorella, Evening Primrose, Black Currant Seed) sebagai sumber serat yang baik untuk kesehatan sistem pencernaan anak serta ekstrak turmeric untuk meningkatkan nafsu makan anak. Beli di sini.
Sumber:
Antara. 2025. Kemenkes optimis prevalensi stunting turun ke angka 5 persen pada 2045 - Link
Cahyani dan Isman. 2022. Potency Of Chlorella Spp. As An Antioxidant Andanti-Inflammatory Agent. Journal of Vocational Health Studies - Link
DPPKB Pontianak. 2023 Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Stunting - Link
Jurnal Kesehatan masyarakat FKM Unand. 2013. Omega3 Dan Kecerdasan Anak - Link
Kemenkes. 2022. 4 Cara Mencegah Stunting - Link
Kemenkes BKPK. 2025. Potret Stunting Di Indonesia - Link
Kemenkes BKPK. 2025. SSGI 2024: Prevalensi Stunting Nasional Turun Menjadi 19,8% - Link
Kompas. 2025 Mengapa Ibu Hamil Berisiko Anemia dan Efeknya pada Janin - Link
Kompasiana. 2025. Update Terbaru Angka Stunting di Indonesia 2025: Tantangan, Upaya, dan Harapan - Link
SindoNews. 2023. Pentingnya Vitamin C dan Chlorella untuk Tumbuh Kembang Anak - Link