Manfaat Spirulina untuk Mencegah Stunting

https://nutrimax.co.id/storage/img/article/manfaat-spirulina-untuk-mencegah-stunting.webp
January 21, 2026 - Tim Nutrimax

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 19,8%, lebih rendah 0,3% dari target 2024 sebesar 20,1%. Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) target penurunan stunting ditargetkan pada angka 14,2% pada tahun 2029.

 

Stunting

Stunting adalah kondisi kurang gizi kronis yang disebabkan olah kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama. Stunting ditandai dengan tinggi badan anak kurang dari rata-rata tinggi badan anak di usianya. Seseorang dikatakan stunting jika memiliki tinggi badan berada di bawah -2 standar deviasi (SD) dari median. Anak yang tergolong stunting ditandai dengan postur tubuh yang pendek, kurus, dan potensi akademis yang kurang. Stunting dapat disebabkan karena kurangnya asupan gizi selama masa kehamilan hingga saat masa pertumbuhan anak, yaitu 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan).

Stunting dalam jangka pendek memiliki pengaruh menghambat pertumbuhan fisik anak, menurunkan fungsi kognitif, dan menurunkan kemampuan imunitas tubuh. Selain itu, efek jangka panjang dari stunting adalah penurunan produktivitas ekonomi dan pendidikan, peningkatan risiko penyakit kronis, obesitas, dan gangguan metabolik ketika dewasa.

Spirulina untuk Stunting

Spirulina atau alga hijau-biru mengandung nilai gizi yang tinggi, memiliki potensi besar membantu pemenuhan nutrisi untuk mencegah stunting. WHO menyebutkan spirulina sebagai superfood berkat kandungan proteinnya yang tinggi, mencapai 50–70% dari berat kering. Tak hanya kaya protein, spirulina juga mengandung asam lemak esensial omega-6, vitamin A, vitamin B kompleks (B1, B2, B3, B6, B9, B12), serta beragam mineral penting.

Spirulina telah terbukti bermanfaat untuk mengatasi kekurangan gizi pada anak-anak. Suplementasi spirulina memiliki efek positif dalam meningkatkan berat badan dan LILA (Lingkar Lengan Atas) pada anak-anak dengan kekurangan gizi kronis. Spirulina efektif membantu meningkatkan massa otot dan cadangan protein berkat kandungan asam amino esensialnya yang tinggi. Selain itu, zat gizi mikro pada spirulina seperti zat besi, seng, dan vitamin B berperan penting dalam memulihkan massa otot, mempercepat perbaikan zat gizi dan pertumbuhan tulang.

Manfaat spirulina untuk penanganan stunting telah dibuktikan melalui beberapa penelitian. Salah satunya adalah penelitian pemberian spirulina pada balita stunting di Sukoharjo. Pemberian spirulina sebanyak 4 kapsul per hari selama 4 minggu menunjukkan peningkatan berat badan balita setelah 2 minggu dan peningkatan tinggi badan setelah 4 minggu. Hal ini didukung oleh kandungan protein pada spirulina yang mencapai 70% dengan asam amino esensial lengkap, NPU (Net Protein Utilization) dengan skor 62 (62% dari total protein yang dimakan yang dapat digunakan oleh tubuh) dan daya cerna 95% (sebanyak 95% protein yang dikonsumsi berhasil dicerna dan diserap oleh saluran pencernaan ke dalam peredaran darah) serta dinding sel spirulina kaya akan betakaroten, phycocyanin, dan vitamin B12.

Penelitian lain menunjukkan bahwa pemberian spirulina 500 mg per hari selama 6 minggu pada balita kurang gizi di Kota Padang meningkatkan status gizi dari pendek menjadi normal dan dari sangat pendek menjadi pendek. Selain itu, spirulina juga bermanfaat untuk mendukung peningkatan imunitas balita. Spirulina mengandung niasin untuk mendukung metabolisme tubuh, asam folat yang berperan dalam perkembangan kecerdasan, serta mineral lengkap yang membantu pembentukan tulang dan perbaikan sel darah merah.

Pemanfaatan spirulina untuk mengatasi stunting di Indonesia semakin berkembang, antara lain melalui pengolahan pada berbagai pangan seperti dimsum, puding, cookies, bolu kukus, dan es puter, sebagai upaya mendukung pertumbuhan tinggi anak melalui pemenuhan gizi menyeluruh.

Sebagai alternatif yang lebih praktis, spirulina dapat dikonsumsi dalam bentuk suplemen kapsul yang isinya dapat dicampurkan ke makanan atau minuman, maupun tablet kunyah dengan rasa jeruk yang disukai anak.

  • Nutrimax Green Max mengandung 2 superfood yaitu Chlorella Extract dan Spirulina Extract yang mengandung berbagai macam nutrisi penting untuk membantu mengatasi dan mencegah stunting, mengoptimalkan sistem imun, mencegah anemia dan meningkatkan kualitas sel darah merah, meningkatkan bakteri baik serta membantu menjaga kesehatan pencernaan. Dapat dikonsumsi sejak anak-anak sampai lansia termasuk ibu hamil dan menyusui. Beli di sini.

  • Nutrimax C+ Junior mengandung Calcium Ascorbate, merupakan Vitamin C yang aman bagi lambung dan ginjal serta lebih mudah diserap oleh tubuh sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap penyakit dan infeksi. Diperkaya dengan Phytogreen (Broccoli, Spinach, Carrot, Spirulina, Chlorella, Evening Primrose, Black Currant Seed) sebagai sumber serat yang baik untuk kesehatan sistem pencernaan anak serta Turmeric Extract untuk meningkatkan nafsu makan anak. Beli di sini.

Sumber:

Armaini, A., Rilda, Y., & Suharti, N. 2020. Mikoalga Spirulina Platensis Sebagai Suplemen Untuk Meningkatkan Gizi Dan Imunitas Balita. Jurnal Hilirisasi IPTEKS3(4), 322-333. - Link

Kemenkes. 2025. Pertama Kali dalam Sejarah Prevalensi Stunting Indonesia Turun di Bawah 20 Persen - Link

Sajidan, S., dkk. 2024. Pelatihan   Potensi Alam Spirulina sebagai Pemberian Makanan Tambahan. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. 7, No. 3). - Link

Sukmawati, I., dkk. 2025. Effects of Spirulina Supplementation on Growth Parameters. Journal of Taibah University Medical Sciences. - Link

Loading...
Please wait ...
whatsapp